Untuk kebutuhan vitamin dalam tubuh, madu menjadi obat alami untuk yang baik. Memang dalam dunia kesehatan, madu memiliki kandungan yang bermanfaat bagi tubuh. Madu juga baik untuk dikonsumsi secara rutin. Anak-anak memiliki kondisi yang rentan terhadap penyakit.
Oleh sebab itu, orang tua harus pintar dalam memberi nutrisi pada anak. Salah satunya dengan memberikan madu untuk anak. Setiap anak membutuhkan nutrisi yang berbeda, maka sebagai orang tua harus tau berapa kebutuhan madu yang harus diberikan pada anak.
Apalagi bagi anak balita, pastinya membutuhkan takaran khusus yang sesuai kebutuhan si anak. Nah, berikut ini cara menentukan pemberian madu anak bagi balita.

Takaran madu untuk anak

Aturan Pemberian Madu Untuk Anak

Pentingnya Takaran Madu untuk Balita
Selain manfaat yang ada dalam madu, ada juga efek samping yang perlu diperhatikan bila mengkonsumsi madu. Madu bisa dibilang aman jika sering dikonsumsi oleh manusia. Meskipun begitu, mengkonsumsi madu dengan jumlah yang tidak wajar bisa menimbulkan efek samping yang tidak baik. Terlebih jika yang mengkonsumsi anak balita yang mempunyai sistem imun rendah.
Takaran madu untuk balita sebaiknya diatur dengan baik. Madu memiliki kandungan fluktosa yang tinggi, fluktosa ini pada umumnya ditemukan di jenis madu randu. Kandungan fluktosa ini biasanya menyebabkan sakit perut atau pun diare pada orang dewasa. Maka jika diberikan pada balita secara berlebihan dikhawatirkan juga akan memberikan efek samping yang lebih buruk.
Namun bagi yang mengalami pencernaan tidak lancar, mengkonsumsi madu justru menguntungkan. Efek laksatif madu bisa melancarkan sistem pencernaan dengan baik.

Takaran Meminum Madu yang Baik
Madu bila diminum setiap hari bisa memberikan efek kesehatan yang baik untuk tubuh manusia. Konsumsi madu setiap hari sangat baik untuk menjaga daya tahan tubuh agar tetap kuat dan dapat menangkal adanya penyakit yang datang sewaktu-waktu.
Anjuran yang sehat jika rutin mengkonsumsi madu diukur dari tingkat usia, kondisi fisik seperti tinggi badan maupun berat badan. Meminum madu setiap hari dianjurkan untuk orang dewasa sekitar 100 hingga 200 gram. Sedangkan takaran untuk anak sebaiknya diberikan seperempat atau setengahnya dari takaran untuk orang dewasa.

Cara Minum Madu yang Dianjurkan
Madu akan lebih mudah dicerna oleh tubuh jika dicampur dengan air. Air campuran untuk madu tidak perlu menggunakan air panas. Karena sesuai anjuran jika menggunakan air panas justru akan menghilangkan kandungan enzim yang terdapat di dalam madu, sehingga khasiat madu untuk tubuh akan hilang.
Untuk mendapatkan hasil yang baik untuk tubuh, juga disarankan jika meminum madu dalam jangka waktu tertentu secara rutin, misalnya mengkonsumsinya selama 2 bulan.

Efek Madu untuk Anak
Ada penelitian dari Amerika Serikat yang mengambil sampel dari bayi yang diberikan madu disaat usianya masih di bawah satu tahun. Dalam penelitian tersebut menyebutkan bahwa bayi yang diberikan madu terkena penyakit botulisme. Oleh karena itu, sebaiknya bayi yang belum berusia satu tahun ke atas tidak disarankan untuk diberikan madu. Nutrisi yang paling baik bagi bayi sejatinya adalah ASI.
Pemberian madu secara rutin setiap hari memang disarankan untuk alasan kesehatan. Namun, takaran madu juga harus tepat di setiap harinya jika tidak mau mengalami efek samping dari madu meskipun efek samping yang ditimbulkan tidak terlalu berbahaya.
Begitu juga untuk anak-anak yang masih balita, ada takaran khusus yang harus diperhatikan. Sebagai orang tua yang baik harus memperhatikan apa yang dibutuhkan untuk kesehatan anaknya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Madu Anak

Olahan Makanan dengan Campuran Madu Untuk Anak

Madu untuk anak memang akan lebih baik jika dikonsumsi secara langsung, namun tidak sedikit dari anak-anak tidak menyukai tekstur madu yang manis dan kental. Tetapi jika melihat dari khasiat yang diberikan oleh madu, Anda harus Read more…

Madu Anak

Waktu yang Tepat dalam Pemberian Madu Untuk Anak

Madu untuk anak tidak boleh diberikan secara sebarangan, karena tidak boleh diberikan pada balita yang berusia di bawah satu tahun. Hal tersebut dikarenakan pada madu ternyata ada kandungan bakteri yaitu clostridium botulinium yang bisa berbahaya Read more…

Madu Anak

Manfaat Madu Untuk Anak dalam Meningkatkan Nafsu Makan

Madu untuk anak selain dapat digunakan sebagai obat penurun demam, ternyata juga bisa digunakan untuk meningkatkan nafsu makan anak. Banyak orang tua yang mengaku jika telah menggunakan berbagi macam obat maupun metode untuk meningkatkan nafsu Read more…

%d bloggers like this: