Batuk pada anak ada banyak jenisnya, baik yang ringan maupun yang berbahaya. Salah satu batuk pada anak yang berbahaya adalah pertusis atau yang biasa disebut dengan batuk rejan. Anda harus hati-hati terhadap batuk rejan atau batuk 100 hari ini, sebab bisa dengan mudah menular lewat mulut serta hidung. Penderita yang mengalami batuk rejan akan batuk parah dengan suara tarikan pada napas yang bernada tinggi.
Pertusis atau batuk rejan biasa menimpa anak-anak dan balita, tetapi pada beberapa kasus dapat juga menyerang orang dewasa atau dapat dikatakan batuk rejan dapat menimpa siapa pun. Anda harus lebih tahu seperti apa pertusis dan bagaimana cara pencegahannya agar Anda dan keluarga terutama anak-anak bisa terhindar dari batuk rejan tersebut.

Gejala Batuk Rejan atau Pertusis

Anak batuk pertusis rejanTanda seseorang atau anak-anak terkena batuk rejan yaitu dengan suaranya yang melengking. Wajah penderita akan terlihat kemerahan ketika batuk terjadi, penderita akan mengalami sulit bernapas antara periode batuk karena kekuatan dari batuk. Hal tersebut membuat penderita menghasilkan suara melengking ketika mengambil napas. Bahkan ketika di akhir batuk, penderita biasanya akan muntah. Sedangkan pada orang dewasa, biasanya berupa batuk kering serta napas yang melengking.
Ada tiga tahapan untuk gejala batuk rejan, tahap yang pertama adalah kekita 1 sampai 2 minggu. Gejala pada tahap ini seperti orang yang terkena flu biasa yaitu ingusan, mengalami bersin-bersin, demam ringan, warna mata menjadi merah serta berair, dan lama kelamaan batuk akan memburuk. Selanjutnya adalah tahap 2 yaitu 1 sampai 6 minggu. Ketika berada di tahap ini penderita akan mengalami rangkaian batuk tidak dengan napas seperti orang sakit bahkan penderita berhenti bernafas untuk sementara.
Selain itu, penderita juga akan batuk dengan teriakan yang tinggi, muntah di akhir batuk, serta mengalami kelelahan karena terlalu sering batuk. Pada tahap yang ketiga yaitu pada 1 sampai 2 bulan, penderita tidak akan bisa menularkan batuk bahkan bisa lebih jarang serta berangsur membaik. Namun, penderita juga bisa mengalami batuk setelah diberikan obat untuk perbaikan tubuh pada kerusakan di lapisan saluran pernapasan.
Yang lebih parah penderita bisa mengembangkan infeksi pada pernapasan misalnya pneumonia, kejang-kejang, mengalami kerusakan pada otak, bahkan kematian. Oleh karena itu, lebih baik mencegah batuk rejan agar tidak membahayakan Anda dan keluarga.
Pencegahan Batuk Rejan
Anda tidak perlu merasa khawatir terhadap batuk rejan sebab batuk rejan bisa dicegah dengan beberapa cara, antara lain mencegah batuk rejan menggunakan vaksin pertusis yang bisa diberikan ketika anak menginjak usia 2 bulan sampai 5 tahun. Selain pada anak-anak, vaksin ini juga bisa diberikan kepada wanita yang sedang hamil untuk menghindari batuk rejan. Cara berikutnya yaitu dengan menjaga sistem kekebalan tubuh.
Hal tersebut dikarenakan penyebab batuk adalah bakteri, maka akan sangat mudah dalam penularannya. Sehingga Anda atau anak-anak Anda harus mempunyai sistem kekebalan tubuh yang baik agar tidak mudah tertular batuk rejan tersebut. Kemudian melakukan pencegahan dengan mengkonsumsi makanan yang sehat. Hal ini juga berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh yang kuat serta tidak mudah sakit maka harus mengkonsumsi makanan yang sehat.
Selain itu juga bisa menjaga tubuh agar tidak kurang nutrisi. Cara yang terakhir adalah dengan melindungi saluran pernapasan agar tidak mudah menghirup udara kotor serta udara dengan bakteri yang dapat menularkan batuk rejan.
Itulah beberapa hal mengenai gejala batuk rejan serta cara pencegahan yang bisa dilakukan. Yang perlu Anda ingat adalah untuk memberikan vaksin ketika anak berusia 2 bulan sampai 5 tahun untuk menghindari batuk rejan yang berbahaya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Obat Batuk Untuk Bayi

Kenali Penyebab Batuk Pada Anak yang Disertai Pilek

Batuk pilek sering menjangkit pada anak-anak, bahkan bisa berlangsung dalam waktu yang lama. Anak kecil memang rentan terserang virus yang berada di udara. Karena sistem imun yang belum terbentuk dengan kuat. Selain itu, sistem pernapasan Read more…

Obat Batuk Untuk Bayi

Kenali Batuk Pada Anak yang Kronis

Batuk pada anak yang kronis wajib Anda wasapadai sebab bisa jadi ketika anak Anda terkena batuk dalam jangka waktu cukup lama bisa jadi ini adalah penyebab dari suatu penyakit yang serius. Sebenarnya batuk kronis bukanlah Read more…

Obat Batuk Untuk Bayi

Manfaat Temulawak Dalam Mengatasi Batuk Pada Anak

Batuk pada anak memang sangatlah mengganggu, terlebih lagi jika anak menjadi rewel dan sulit untuk tidur. Batuk pada anak jika dibiarkan begitu saja akan membuatnya bertambah parah bahkan menjadi kesulitan dalam bernapas. Oleh karena itu, Read more…

%d bloggers like this: