Masuk angin adalah salah satu penyakit yang banyak dialami oleh orang-orang namun banyak yang belum mengetahui tentang ciri-ciri dari penyakit itu sendiri. Masuk angin lazimnya banyak dikeluhkan orangtua sepulang dari bepergian atau ketika anak banyak melakukan aktivitas di luar ruangan.
Istilah masuk angin memang sudah banyak dikenal oleh masyarakat luas, Namun dalam ilmu kedokteran masuk angin hanya istilah yang ada diindonesia. Menurut Djokomuljanto, masuk angin merupakan suatu gejala awal dari infeksi virus. Masuk angin tidak hanya menyasar pada orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Masuk angin pada umumnya di tandai dengan beberapa ciri-ciri berikut:

1. Demam

Demam merupakan ciri ciri yang meninjol dari anak yang mengalami masuk angin. demam naik turun ini biasanya ditandai dengan adanya perubahan suhu tubuh anak. jika suhu dalam tubuh semakin meningkat tentu akan sangat berbahaya untuk anak. Dalam meredakan demam pun bisa dilakukan dengan cara yang beragam, bisa dengan dikompres hingga menempelkan es batu pada kepala anak hingga suhu dalam tubuh kembali menjadi normal. Dengan istirahat yang cukup pun bisa menormalkan suhu sehingga meredakan damam pada anak.

2. Kembung Mual dan Muntah

Anak yang mengalami masuk angin pastinya akan menimbulkan mual atau perut kembung, Penyebab kembung pada anak dapat karena intoleransi laktosa yang biasanya ditandai dengan sakit perut melilit dan kentut-kentut. Untuk mengatasinya, berikan susu non-laktosa pada anak. Bila penyebabnya adalah gangguan fungsi organ cerna, hal ini bisa diatasi dengan tidak memberikan makanan berlemak dan pedas, atau minuman yang mengandung soda, juga kafein kepada si sakit.

3. Batuk Pilek

Batuk pilek merupakan ciri ciri yang mencolok dari masuk angin pada anak. Sudah pastinya disebabkan oleh virus. Untuk itu sebaiknya segera diatasi dengan cukup dengan beristirahat, banyak minum air, dan menjaga lingkungan tetap hangat.

4. Anak Rewel

Kerewelan pada anak ditandai dengan rasa tidak nyaman yang membuat anak kerap menangis dan tidak mau makan. Ada dua penyebab kerewelan pada anak, yakni non-medis dan medis. Orangtua hendaknya mencari tahu penyebabnya dengan cermat. Penyebab nonmedis, antara lain kegerahan, kedinginan, kepanasan, kelelahan, kembung, lapar, popok yang sudah penuh, dan lain-lain.

5. Diare

Diare pada anak terjadi karena akibat kandungan kandungan air di dalam tinja melebihi normal (10 ml/kg/hari). Peningkatan frekuensi menjadi lebih dari 3 kali sehari. Untuk menangani berikan banyak cairan. Gunakan garam oralit untuk mencegah terjadinya dehidrasi.
Demikian lah pengetahuan kami tentang ciri ciri masuk angin dam menyebabkan muntah pada anak. dengan pengetahuan kami tentang hal ini diharapkan dapat membantu mewaspadi gejala gejala dan penyebab masuk angin pada anak.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Obat Mual Muntah Anak

Mengatasi Mual dan Muntah pada Anak Dan Balita dengan Tepat

Muntah merupakan suatu masalah yang dapat terjadi pada orang dewasa maupun anak kecil. Bahkan, muntah yang terjadi sesekali pada si kecil merupakan hal yang wajar dan tidak perlu dikhawatirkan. Namun, muntah yang banyak, sering dan Read more…

Obat Mual Muntah Anak

Penyebab dan Penanganannya Anak Batuk dan Muntah Saat Tidur

Masa usia bayi dan anak merupakan usia yang rentan terkena penyakit, termasuk muntah dan terkena serangan batuk hingga menyebabkan muntah. Muntah adalah hal yang umum terjadi pada anak, baik itu di sebabkan oleh tersedak benda Read more…

Obat Mual Muntah Anak

Cara Mengatasi Anak Muntah Setelah Minum Susu

Khasus bayi muntah memang cukup sering terjadi. Beberapa ada yang mengalami muntah dengan frekuensi jarang. Namun yang memprihatinkan, apalagi bayi yang terus-menerus muntah setiap kali mengonsumsi susu formula. Sebenarnya apa sih penyebab bayi muntah setelah Read more…

%d bloggers like this: