Banyak orangtua yang cenderung memberikan suplemen vitamin anak saat masih dalam masa tumbuh kembangnya. Beragam promosi digencarkan produsen suplemen vitamin untuk menarik perhatian para orangtua agar menyediakan suplemen vitamin di rumah. Hal ini bisa jadi merupakan langkah yang benar, namun bisa juga menjadi langkah yang salah.
Perlu diketahui bahwasanya segala sesuatu pasti ada kurang lebihnya. Demikian pula dengan suplemen vitamin yang diperuntukkan bagi anak-anak. Boleh saja sesekali anak diberikan asupan vitamin tambahan. Namun orangtua juga wajib mengetahui apa saja bahaya yang mengintai di balik suplemen vitamin tersebut.

Bahaya yang Tersembunyi di Balik Suplemen Vitamin Anak

Inilah Bahaya yang Tersembunyi di Balik Suplemen Vitamin Untuk Anak

Tidak Terbukti Bebas Risiko
Berdasarkan laporan dari konsumen, Food and Drug Association (FDA) menghimpun sejumlah kasus terkait penggunaan suplemen vitamin dari tahun 2007 hingga 2012, ditemukan bahwa ada setidaknya 6300 orang yang mendapatkan efek samping serius dari penggunaan suplemen. Bahkan disebutkan juga ada 900 kasus kritis dan 115 kasus meninggal dunia akibat kurang tepatnya konsumsi suplemen.
Jika orang dewasa saja beresiko terkena efek samping dari suplemen vitamin, apalagi anak-anak yang notabene sistem pencernaan dan metabolisme tubuhnya belum terbentuk sempurna. Tentu ini yang menjadi pertimbangan utama memilih vitamin untuk anak.

Sejumlah Suplemen Vitamin Memerlukan Resep
Memang dalam kondisi tertentu, vitamin yang tidak diperlukan tubuh akan terbuang dengan sendirinya. Namun beberapa jenis vitamin justru akan mengendap dalam tubuh atau menimbulkan efek samping yang serius. Ketika anak menunjukkan tanda-tanda defisiensi (kekurangan) vitamin tertentu, maka dokter akan meresepkan vitamin yang sesuai untuk mengatasi masalah kesehatan tersebut.

Efek samping dari dosis vitamin yang berlebihan
Bukan obat saja yang dapat menyebabkan overdosis, suplemen vitamin pun bisa. Vitamin A misalnya, jika dikonsumsi berlebihan akan menyebabkan gagal hati, bahkan kematian. Kelebihan vitamin D dapat menyebabkan nyeri tulang, diare, muntah, kejang otot dan bahkan penurunan berat badan.
Kelebihan vitamin E dapat menyebabkan terjadinya pendarahan, kelebihan vitamin C akan menyebabkan diare, asam lambung naik dan sebagainya. Oleh sebab itu, penggunaan suplemen vitamin untuk anak, haruslah sesuai dosis atau anjuran pemakaian.

Dapat menyebabkan keracunan dan alergi
Tahukah Anda, suplemen vitamin yang banyak mengandung zat besi berpotensi menimbulkan keracunan yang fatal bagi anak-anak? Sayangnya, tidak semua produsen memberikan label peringatan akan hal ini. Selain itu, bahan-bahan tertentu dalam komposisi suplemen vitamin justru bisa menyebabkan alergi. Misalkan mengandung madu atau minyak ikan.

Tak ada bukti, vitamin dapat sembuhkan penyakit
Banyak orang yang beranggapan, penyakit dapat disembuhkan dengan pemberian vitamin. Hal ini bisa jadi benar, bisa juga salah. Sebab, tidak semua kondisi penyakit dapat ditangani dengan pemberian suplemen vitamin. Akan tetapi, suplemen vitamin untuk anak, bisa dijadikan alternatif untuk mempercepat proses penyembuhan maupun untuk mencegah beberapa penyakit tertentu akibat kekurangan vitamin.

Hati-hati dengan suplemen vitamin dari toko herbal
Produsen maupun toko herbal seringkali mengklaim bahwa suplemen vitamin anak yang mereka miliki sangat bermanfaat untuk kesehatan anak. Kenyataannya tidak demikian. Baik suplemen kimiawi maupun herbal sama-sama berpotensi menimbulkan efek samping. Jadi tidak ada jaminan, yang alami adalah yang benar-benar terbaik dan bebas efek samping.
Demikian ulasan mengenai bahaya yang tersembunyi di balik suplemen vitamin untuk anak-anak. Diharapkan setelah ini, para orangtua lebih waspada dan berhati-hati sebelum memberikan vitamin untuk anak-anaknya.

Categories: Vitamin Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Vitamin Anak

Sederet Mitos dan Fakta Mengenai Vitamin untuk Anak

Pada umumnya, suplemen vitamin dikonsumsi pada waktu-waktu tertentu, semisal saat merasakan gejala sakit, selama masa penyembuhan, memulihkan kondisi kulit dan sebagainya. Sekarang, vitamin bukan hanya untuk orang dewasa saja. Vitamin anak pun sudah banyak yang Read more…

Vitamin Anak

Kapan Saat yang Tepat Memberikan Suplemen Vitamin Anak

Orangtua selalu bertanya-tanya, kapan saat yang tepat memberikan vitamin anak. Penting diketahui bahwasanya ada beberapa jenis suplemen makanan tambahan yang kemudian dikenal sebagai vitamin. Pemberian vitamin pada anak haruslah dengan bijak dan tidak sembarangan. Tidak Read more…

Vitamin Anak

Tips Pemberian Suplemen Vitamin Anak

Banyak orangtua yang memprioritaskan kebutuhan nutrisi anak-anak mereka di atas segala hal. Tak heran jika mereka cenderung selalu berusaha memberikan asupan nutrisi lengkap untuk anak-anak mereka. Meski begitu, terkadang masih ada yang tetap memberikan vitamin Read more…

%d bloggers like this: